Cara Menganalisa IC yang Konslet Memakai Power Supply Hp

Power supply HP merupakan peralatan yang dipakai untuk menganalisa jika ada kerusakan atau masalah pada HP. Namun fungsi dari power supply tidak hanya itu. Power supply dapat juga berfungsi sebagai alat charger, alat kejut baterai dan pengganti tegangan voltage. Jika dipakai untuk menganalisa HP dapat memberikan hasil yang tepat.

HP yang mati dapat disebabkan oleh masalah pada software maupun hardware. Penanganan dan mencari masalah yang terjadi pada HP yang rusak tidak dapat dikira-kira. Terkadang jika dilakukan perkiraan masalah dapat tidak tepat. Agar dapat menemukan masalah yang tepat maka harus menggunakan peralatan seperti power supply.

Analisa Masalah Memakai Power Supply

Masalah dapat saja terjadi pada HP yang menyebabkan konslet atau terputus alirannya. Pemutusan aliran ini akan memberikan dampak HP menjadi mati. Bahkan pada beberapa HP akan mengakibatkan mati total. Berikut cara untuk menganalisa IC short atau konslet menggunakan power supply HP

  1. Memperkirakan masalah yang terjadi.

Umumnya HP yang tiba-tiba mati dapat disebabkan oleh 2 hal. Pertama, konslet disebabkan saat sebelum menekan sakelar on dan off. Kedua, konslet yang terjadi setelah menekan sakelar on dan off. Akibat short tersebut dapat menyebabkan HP yang mati total.

  • Pengecekan pada jalur yang bermasalah.

Pada HP yang mati harus melakukan pengecekan pada beberapa jalur yang dianggap bermasalah. Jalur tegangan yang keluar dari IC power seperti wd2, jalur tegangan vana, vflash1, vcore, vr3 dan vio dilakukan pengecekan dengan seksama.

  • Cara mengecek IC.

Untuk mengeceknya menggunakan DC power supply dengan voltase 3,6 v. Koneksi baterai HP dan dan kabel DC power dihubungkan kemudian menekan switch on dan off. IC dapat disentuh memakai tangan dan pada IC yang short atau konslet akan terasa panas. IC yang terasa panas diganti IC yang tidak short. Pengecekan pada HP yang mati dan menemukan masalahnya harus dilakukan secara tepat. Alat Service HP akan sangat membantu menemukan masalah yang mengakibatkan HP mati akibat IC konslet.

Kenali Jenis-jenis Alat Service HP Di Sini

Seorang teknisi yang membuka usaha jasa perbaikan ponsel harus mengetahui sekaligus memiliki alat service HP untuk menunjang pekerjaannya. Peralatan tersebut terdiri dari beberapa jenis dan masing-masing mempunyai fungsi atau kegunaan yang berbeda-beda, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Obeng Dan Pinset

Obeng adalah alat yang dipakai untuk memutar baut atau screw HP saat akan dibongkar. Modelnya cukup banyak, tapi yang paling sering dibutuhkan antara lain T8, T6, T5 dan T3.

2. Pinset

Pinset mempunyai fungsi sebagai alat untuk mengangkat dan memindah spare part terutama yang ukurannya kecil. Selain itu, alat ini juga dapat dipakai untuk pertahanan dalam pekerjaan soldering agar tidak mudah goyang.

3. Tang Dan Pembuka Front Cover

Fungsi dari tang adalah sebagai pembuka touchscreen dan casing HP ketika dibongkar.

4. Multimeter

Multimeter merupakan alat service HP dengan fungsi sebagai pengukur tegangan listrik terhadap semua komponen HP. Selain itu juga dipakai untuk mengecek semua jalur listrik antar komponen agar bisa diketahui jalur mana saja yang mengalami kerusakan.

5. Power Supply

Power supply biasanya dipakai untuk memberi arus DC pada HP karena baterainya sedang dicabut. Tidak jarang alat ini digunakan sebagai pengganti baterai sekaligus mengaliri energi listrik pada baterai tersebut.

6. GSM Tes Set

Selanjutnya untuk mengetes urutan sinyal dan mengetahui alur pengiriman spektrum sinyal pada HP, maka alat yang digunakan adalah GSM tes set. Bukan itu saja, alat service HP ini juga sering dipakai untuk menghidupkan sinyal RF di setiap kanal radio.

7. Solder Dan Hot Blower

Solder adalah alat patri untuk memasang komponen HP baru menggunakan timah atau sebaliknya mengangkat komponen HP yang rusak. Sedangkan hot blower, memiliki fungsi yang hampir sama.

8. Komputer

Komputer sangat dibutuhkan dalam pekerjaan perbaikan HP. Fungsinya adalah untuk menyimpan aplikasi atau software penunjang service, terutama sekali jika kerusakannya memiliki kaitan erat dengan software.

Selain yang disebutkan di atas, masih ada beberapa alat service HP yang perlu disediakan sebagai alat pembantu seperti kabel data, box repair dan software tools. Apabila masih ada tambahan lain, silakan memberi informasinya di kolom komentar.